Konsep E-Bussines Multy Level Marketing
Pemasaran berjenjang (bahasa Inggris: Multi-level marketing; MLM) adalah strategi pemasaran di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tersebut dikenal dengan anggota "downline". Istilah lain yang digunakan untuk MLM adalah penjualan piramida, pemasaran jaringan, dan pemasaran berantai. Menurut Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat, beberapa perusahaan yang menggunakan sistem pemasaran berjenjang telah mengeksploitasi anggota jaringan mereka dan tidak sesuai dengan skema piramida.
Pada umumnya,
tenaga penjual menjual produk perusahaan secara langsung kepada konsumen
yang merupakan orang terdekat atau melalui pemasaran dari mulut-ke-mulut.
Beberapa pihak menggunakan istilah penjualan langsung sebagai sinonim untuk MLM,
meskipun pada kenyataannya MLM hanyalah salah satu bentuk dari penjualan
langsung.
Perusahaan
yang menggunakan model MLM untuk menjual produk mereka seringkali menjadi
sasaran kritik dan tuntutan hukum. Kritik terutama sekali ditujukan pada
kegiatannya yang menyalahgunakan atau tidak sesuai dengan skema piramida,
penetapan harga produk, biaya masuk awal yang tinggi, lebih mementingkan
perekrutan anggota baru ketimbang penjualan produk, pemaksaan anggota baru
untuk membeli dan menggunakan produk perusahaan,
pemanfaatan hubungan pribadi sebagai target penjualan ataupun target
perekrutan, skema pembagian kompensasi yang kompleks, antusiasme dan teknik
berlebihan yang diterapkan untuk menjual atau merekrut anggota baru, serta
metode perekrutan yang kebanyakan bersifat memperdaya; hanya menjelaskan
keuntungan tanpa menjelaskan kerugian bergabung dengan MLM kepada anggota baru
Pemasaran berjenjang
memanfaatkan konsumen
sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di
tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak
konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi.
Promotor (upline) adalah anggota yang sudah mendapatkan
hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh
promotor. Akan tetapi, pada beberapa sistem tertentu, jenjang keanggotaan ini
bisa berubah-ubah sesuai dengan syarat pembayaran atau pembelian tertentu.
Komisi yang
diberikan dalam pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa distribusi
yang otomatis terjadi jika bawahan melakukan pembelian barang. Promotor akan
mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan
bawahan
sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_berjenjang











0 Response to "Konsep E-Bussines Multy Level Marketing"
Posting Komentar